17 April 2013

bangun lagi dong lupus [review]

Akhirnya kemarin liat film Indonesia di bioskop. Udah lama gak nonton film indoenesia di bioskop, terakhir nonton itu modus anomali. Alasan kenapa gak nonton film Indonesia di bioskop  ya karena menurut saya mutu film di Indonesia masih kuranglah, soalnya yang film Indonesia bagus kebanyakan hasil adaptasi dari novel. Gak asik juga, udah baca bukunya, uda tau spoilernya dong.

Malah ngelantur, hal yang saya sebutin di atas saya abaikan sekedar untuk nonton film adaptasi dari novel yang terkenal di era 80-90’an, lupus. Judul filmnya yang kemarin saya tonton adalah bangun lagi dong lupus. Yah, mungkin karena udah lama, perlu dibangunin lagi lupusnya.


Film yang diproduseri oleh eko patrio ini sebenarnya lumayan bagus. Saya sendiri memberi nilai 7 untuk film ini. Apalagi untuk acha septriasa yang menurut saya pas meranin popi. Lupus yang diperanin oleh Miqdad Addausy sebenarnya kurang dapet lupus-nya. Iya sih, ngemut permen karet, tapi jambulnya kurang tuh. Jahilnya juga kurang.

Sebenarnya kurang ‘elok’ kalo membandingkan sama film-film terdahulu. Tapi untuk saya yang hidup di era 2000 awal, sinetron lupus masih terngiang-ngiang di kepala saya. Theme song yang kayak gini: “bangun dong lupus, ayo bangun, bangun dong lupus, pagi menjelang….” Masih belum tergantikan sama theme song film bangun lagi dong lupus.

Cerita yang diangkat di film bangun lagi dong lupus ini mungkin punya maksud menggabungkan beberapa cerita di novelnya. Cerita jadian sama popi, boim di kejar debt kolektor, dll. Tapi entah kenapa, saya merasa ending film ini kurang dapet ya. Apa karena kebanyakan cerita yang diangkat, jadi gak focus mau yang mana yang dijadiin main plotnya.

Oiya, ngomongin lupus tidak lupa oleh sohibnya lupus, yaitu boim dan gusur. Dan satu lagi failnya film ini adalah gusur, kenapa gusur di film ini bersih banget, gak keliatan dekil-dekilnya, beda sama fahmi bo yang pas menurut saya. Kalo boimnya sih ini yang bagus, dia bisa dijadiin the next fanny fadillah karena aktingnya di film ini. satu lagi, disini ada anto yang kenapa jadi kutu buku banget ya. duh, lupa nama yang meranin boim, gusur, anto, mau googling males. nanti pada googling sendiri aja yah.

Kenapa kayaknya kurang bermutu ya tulisan ini, tapi gapapa deh ya. Saya nyoba ngetiknya cepet, cuma dua puluh menit-an . Di enjoy in ya. Kalo mau nonton film ini, silahkan aja. Bagus kok. Tapi jangan nyesel karena gusurnya kurang dapet.

31 March 2013

Akhirnya Bisa Nonton Langsung The Adams Konser

akhirmya saya bisa nonton konser dari band faovrit saya. band yang membuat saya mengubah sudut pandang tentang musik. band yang... ah, pokoknya band yang menginspirasi buat saya. band tersebut adalah The Adams.

band yang berpersonelkan ario, ale, apoy, gigih, dan kaka ini kemarin sabtu (23/3) sukses tampil di acara 3rd music gallery di annex room sekitaran bunderan HI (lupa, maklum bukan orang jakarta). jangan tanya gimana mereka tampil, mereka tampil memuaskan penggemarnya yang sudah lama menantinya seperti saya.

saya sendiri dari magelang langsung ke jakarta untuk menonton konser ini. yah, sekalian hiburan, maklum abis magang dan butuh refreshing buat nge-rileks-in syaraf otak.

The Adams sendiri membawakan single-single andalan mereka yang fucking awesome! dibuka dengan selamat pagi juwita, wuidih, openingnya langsung ngajak kembali ke 2007 saat awal-awal beli kasetnya dan langsung suka sama The Adams. waiting yang menjadi lagu selanjutnya sukses membuat penonton sing-a-long sepanjang lagu. rilek dikit dengan lagu kau di sana, dan langsung di hajar  dengan lagu semirock, pijakkan dan halo beni yang dinyanyiin berurutan. gak tau harus berekspresi gimana lagi. sebelum lagu penutup, hanya kau dan berwisata kembali sukses membuat penonton bernyanyi.


konservatif, lagu penutup yang dibawakan oleh The Adams featuring cholil efek rumah kaca. gak damn gimana tuh, puas lah pokoknya malam itu walaupun soundnya kurang sempurna, tapi sikat aja, penampilan mereka sukses nutupin itu semua.


sebenernya gak cuma The Adams aja yang tampil, ada banyak artis pendukung lainnya. sebelum The Adams aja ada payung teduh, the experience brothers, kunokini, adrian. pas The Adams tampil aja, di stage lain ada vox juga tampil. dan setelah The Adams tampil, ada rumahsakit dan efek rumah kaca yang siap memuaskan penonton.

sayangnya, setelah melihat rumah sakit, saya pulang, gak enak juga pulang malem di rumah sodara. lagipula memang tujuan saya nonton The Adams dan rumahsakit.

The Adams sendiri mempunyai memori sendiri. merekalah yang membuat saya mengenal dunia musik lokal. karena saya terinspirasi dari mereka, walaupun saya tidak bisa memainkan alat musik, tapi saya jadi ingin hidup dari jalur musik. jadi wartawan musik misalnya, oleh karena itu saya masuk kuliah di konsenstrasi jurnalistik. dan karena saya mengenal The Adams disaat saya mencari jati diri, bisa dilihat dari nama blog ini; anakadamtulen, itu juga berasal dari kekaguman saya atas mereka.

Seger-seger

hampir satu catur wulan blog ini terbengkalai. yah, namanya juga hidup, ada kalanya sibuk banget sampe buat ngetik aja susah.

biar seger, saya tampilin video stopmotion harlem shake yang dibuat beberapa saat yang lalu oleh saya dan sok ganteng crew, hihihihi.

ENJOY!

31 December 2012

2013

tidak terasa tahun 2013 tinggal menunggu jam lagi. selamat tinggal tahun 2012. saya akan merindukan anda sebagai tahun tertegang selama hidup saya. banyak alasan kenapa saya bilang begitu. kalau diturut ke belakang, ya, kaitannya tentu dengan ramalan suku maya. hahaha, tapi sudahlah, ramalannya semoga ditunda 3012.

awal tahun 2012 saya membuat resolusi. yah, kalau ada resolusi, tentu ada hasilnya. ya mungkin ini sedikit resolusi yang tercapai berdasarkan apa yang saya buat awal tahun lalu (kalo masi penasaran dengan apa resolusi saya, bisa di klik disini)

1. ipk naik yah, di atas 3 lah pokoknya.

yah, yang mutlak kesampaian cuma itu sih. makanya saya gak mau umbar-umbar lagi resolusi saya. hehehe.
intinya sih, tahun 2013 keren. I LOVE U 2013