Showing posts with label Review. Show all posts
Showing posts with label Review. Show all posts

31 May 2013

sedikit review tentang jurassic park, dan enaknya nonton film di bioskop sendirian

gila! mungkin kata itu yang cocok saya katakan setelah nonton film jurassic park 3D. dinosaurusnya bisa keluar layar, raptornya seakan lagi memburu kita dan mencoba menerkam dari samping. t-rex nya masih perkasa walau tanpa tangan yang proporsional (saya bertaruh, t-rex susah makan pake sendok).

segi cerita dan teknisnya masih sama persis dengan film jurassic park yang rilis di tahun 1993). yang membedakan ada tiga hal, pertama kualitas filmnya yang jauh lebih bagus, dijamin tidak ada bintik-bintik di filmnya. kedua ada di formatnya yang tiga dimensi. dan terakhir adalah posternya filmnya
jurassic park 3D (2013)

jurassic park (1993)








jurassic park memang salah satu film favorit saya, pertama kali nonton waktu SD kelas satu, dan berlanjut hingga hari ini, jika saya punya waktu luang film jurassic park menjadi salah satu opsi untuk mengisi waktu luang saya.. bohong, jika ada orang bilang belom nonton film jurassic park (apalagi untuk kita yang merasa gaul di tahun 1980-2013)

di film ini juga saya baru menyadari bahwa samuel l. jackson yang berperan menjadi nick fury di the avenger berperan penting disini, di film ini 'nick fury' memerankan ray arnold, seorang progamer yang mengatur taman jurassic. saya kemudian berpikir, jangan-jangan samuel l. jackson bukannya mati di makan raptor, tapi melarikan diri dan mendirikan the avenger. luka dimatanya mungkin akibat cakaran raptor. hahaha, random sih kalo satu timeline kayak gitu.

saya sendiri puas menonton film jurassic park 3D walau ujung-ujungnya uang makan saya menjadi korbannya. tapi saya entah kenapa gak sreg kalo besok-besok latah nge re-release the lost world dalam format 3D. alasannya sih, cukup sudah re-releasenya. mending kelarin jurassic park 4 (berharap, steven spielberg masih mau jadi sutradaranya).

nah, agak melenceng nih, masih banyak orang menganggap bahwa nonton sendiri tanpa teman atau pasangan di bioskop 'tabu'. hihihi, tabu bukannya gimana, setiap kita abis nonton di bioskop, pertanyaan pertama yang diajukan teman bukan filmnya bagus atau tidak, tapi pertanyaan seperti ini; "kamu nonton film sama siapa?" dan jika kita menjawab seperti ini; "sendirian aja." pasti teman kita bakal terkejut, terus muncul perkataan seperti ini; "bohong", atau "yang bener?"

sejatinya, nonton bioskop itu tidak perlu ngajak teman, sendiri asik kok, asal filmnya juga asik. jangan mencoba nonton film yang kurang 'nendang' sendirian. ingat, kita bayar mahal untuk nonton film yang berkualitas (cara untuk tahu film itu berkualitas adalah mengecek di internet, google it, and you'll find so much information)

kalo nonton sendiri, kita gak bak bakal ditanyain pertanyaan seperti ini; "eh, gimana tuh? kok bisa gitu." atau seperti ini; "eh, gue pipis dulu ya, titip tas." kemudian cemilan yang kita bawa masuk diam-diam soalnya beli dari minimarket gak bakal digilir, untuk kita sendiri. dan yang penting, kita bisa asal nyempil jika teater penuh. hihihihi.

gak perlu malu atau risau, apalagi sampai resah. pede aja, masuk ke bioskop, beli tiket di mbak loket, sambil yakin bilang; "satu mbak". terus duduk di bangku sambil mainin gadget, atau kalo sebelah kalian juga sendirian, ajak ngobrol aja. biasanya, orang yang nonton film sendiri, enak diajak ngobrol masalah film, tapi perasaan saya kenapa saya belum pernah nemuin perempuan nonton film sendiri ya, apa saya kurang update atau entahlah.

seumur hidup, paling engga kita sudah sekali nonton film di bioskop sendiri, nonton konser sendiri, dan piknik sendiri. bakal ada sisi lain yang bikin ketagihan.

29 April 2013

Iron Man 3 [Review]


Welcome to summer.
Kenapa saya suka summer (musim panas) padahal di Indonesia, tidak mengenal apa itu musim panas. Yah, salah satunya yang membuat saya suka adalah film amerika yang rilis di musim panas. Saya belum tahu, apakah april sudah masuk musim panas, tapi salah satu film pengisi musim panas sudah rilis. Tanggal 25 april 2013. Judulnya pasti kalian tahu, tapi untuk yang tidak tahu, ini judul filmnya; Iron Man 3.


Di postingan kali ini, saya akan membahas sedikit film yang baru saja saya tonton ini, film yang merupakan sekuel dari dua pendahulunya yang berjudul Iron Man 1 dan Iron Man 2. Oke, kita lihat dulu apa yang berbeda dari film ini dan film sebelumnya. Robert downey jr masih iron man, Gwyneth Paltrow masih pepper potts, Don Cheadle masih sebagai Rhodes, lalu apa yang beda? Ternyata yang berbeda adalah sutradaranya. 

Di dua film sebelumnya, sutradara film ini adalah jon favreau, sedangkan di film ini, jon favreau menjadi eksekutif produser, dan menjadi happy hogan. Yang menggantikan sebagai sutradara adalah Shane Black. (pantes kenapa di film ini banyak adegan bernuanasa kelam, yah walaupun masih ada ‘sisi’ komedi di sekitarnya.)

Filmnya dikemas apik, cocok buat film musim panas. Itu mungkin review singkat saya. Kenapa? Yah, di openingnya aja, kita sudah disuguhkan secuil cuplikan klimaknya, apalagi ditambah narasi yang bagus Robert downey jr. bla bla bla bla. Jeger,  muncul mandarin (Ben Kingsley), berantem sama killian (Guy Pearce) hahahaha, wow, tahan nafas. Dan terakhir hela nafas. Sengaja saya bikin begitu karena jika saya teruskan bakal menurunkan rasa penaasaran terhadap film ini. Menurut saya, film ini mending di tonton daripada kalian membaca review yang mengandung spoiler. 

Nilai? Jika saya disuruh menilai, mungkin saya akan menilai 8/10.
Segitu review(?) dari saya, oiya sedikit saran, jangan terpaku dari trailer yang kalian tonton. Karena film ini berbeda dengan apa yang trailer suguhkan.
Terakhir, semoga ini menjadi film iron man terakhir. Tidak ada lagi film iron man 4 (yah, walaupun dibuat, mungkin saya sedikit kecewa tapi saya tonton juga) karena ending di film ini cukup untuk sebuah epic petualang yang bejudul iron man. 

Iron man, kalo kamu mau nongol, di seri film the avenger aja yah. 

17 April 2013

bangun lagi dong lupus [review]

Akhirnya kemarin liat film Indonesia di bioskop. Udah lama gak nonton film indoenesia di bioskop, terakhir nonton itu modus anomali. Alasan kenapa gak nonton film Indonesia di bioskop  ya karena menurut saya mutu film di Indonesia masih kuranglah, soalnya yang film Indonesia bagus kebanyakan hasil adaptasi dari novel. Gak asik juga, udah baca bukunya, uda tau spoilernya dong.

Malah ngelantur, hal yang saya sebutin di atas saya abaikan sekedar untuk nonton film adaptasi dari novel yang terkenal di era 80-90’an, lupus. Judul filmnya yang kemarin saya tonton adalah bangun lagi dong lupus. Yah, mungkin karena udah lama, perlu dibangunin lagi lupusnya.


Film yang diproduseri oleh eko patrio ini sebenarnya lumayan bagus. Saya sendiri memberi nilai 7 untuk film ini. Apalagi untuk acha septriasa yang menurut saya pas meranin popi. Lupus yang diperanin oleh Miqdad Addausy sebenarnya kurang dapet lupus-nya. Iya sih, ngemut permen karet, tapi jambulnya kurang tuh. Jahilnya juga kurang.

Sebenarnya kurang ‘elok’ kalo membandingkan sama film-film terdahulu. Tapi untuk saya yang hidup di era 2000 awal, sinetron lupus masih terngiang-ngiang di kepala saya. Theme song yang kayak gini: “bangun dong lupus, ayo bangun, bangun dong lupus, pagi menjelang….” Masih belum tergantikan sama theme song film bangun lagi dong lupus.

Cerita yang diangkat di film bangun lagi dong lupus ini mungkin punya maksud menggabungkan beberapa cerita di novelnya. Cerita jadian sama popi, boim di kejar debt kolektor, dll. Tapi entah kenapa, saya merasa ending film ini kurang dapet ya. Apa karena kebanyakan cerita yang diangkat, jadi gak focus mau yang mana yang dijadiin main plotnya.

Oiya, ngomongin lupus tidak lupa oleh sohibnya lupus, yaitu boim dan gusur. Dan satu lagi failnya film ini adalah gusur, kenapa gusur di film ini bersih banget, gak keliatan dekil-dekilnya, beda sama fahmi bo yang pas menurut saya. Kalo boimnya sih ini yang bagus, dia bisa dijadiin the next fanny fadillah karena aktingnya di film ini. satu lagi, disini ada anto yang kenapa jadi kutu buku banget ya. duh, lupa nama yang meranin boim, gusur, anto, mau googling males. nanti pada googling sendiri aja yah.

Kenapa kayaknya kurang bermutu ya tulisan ini, tapi gapapa deh ya. Saya nyoba ngetiknya cepet, cuma dua puluh menit-an . Di enjoy in ya. Kalo mau nonton film ini, silahkan aja. Bagus kok. Tapi jangan nyesel karena gusurnya kurang dapet.

18 October 2012

Rock In Solo, Kingdom Metal Fest

Rock in Solo, Kingdom Metal Fest 2012. ya, itulah acara yang baru saja saya datangi. Bukan sebagai penonton, melainkan sebagai fotografer, ya paling engga itu yang ditulis di kartu ID yang saya terima.

Acara yang membuat saya keracunan metal. kenapa? karena memang isinya metal semua.

Acara yang dimulai pukul 10.30 pagi menurut rundown ini mungkin menjadi salah satu acara metal terbesar di Indonesia.

Saat melihat stage dari belakang, saya takjub karena tidak hanya satu stage, melainkan tiga stage sekaligus. Dan hebatnya saya merasa selama pertunjukan, suara dari stage lain tidak mengganggu band yang tampil stage lain.

Saat saya datang, band makam sedang tampil. karena masih belum fokus, yang saya cermati dari band ini adalah mereka menggunakan alat seperti gamelan jawa. ya, kreatif dan inovatif.

Setelah urusan dan menyetel kamera, barulah mulai melihat aksi para band yang akan tampil. Penampilan revenge salah satunya. Dengan rambut cepak, vokalis mengajak penonton ber headbang dan moshing di depan panggung. secara penampilan, saya suka dengan penampilan revenge. Setelah penampilan revenge, panitia mengumumkan bahwa acara akan break sampai jam tujuh malam, biasa lah, untuk melaksanakan dan menghormati waktu sholat maghrib dan isya.

revenge on stage


Sembari istirahat, saya dan teman saya yang bernama rudi menyempatkan untuk ke  tempat penonton. Terlihat disana lapangan yang biasanya berwarna hijau, saat itu warnanya hijau dan hitam. Ya, hitam dari kaos yang digunakan para metal head, hehehe sedikit hiperbolis memang.
pasukan berbaju hitam

Ada kejadian yang menurut saya 'wow'. di saat tempat sholat yang telah disediakan panitia untuk sholat dipadati oleh para metal head, dari yang dandanannya standar, bertato, hingga yang 'ekstrim'. Bahkan untuk berwudlu pun antri apalagi untuk sholatnya. Yah, maka dari itu, jauhkan lah kesan negatif dari band metal.

Sekitaran pukul tujuh malam, acara dimulai lagi.panggung telah menyala lampu yang menyilaukan dan nenambah kesan meriahnya acara ini. Namum sebelum itu ditampilkannya barongsai untuk pembukanya.

Tak disangka, saat band akan tampil, venue malah diguyur hujan. Dan hujan deras. Untuk menyelamatkan kamera, saya dan Rudi berteduh di bawah panggung stage C. Ya ini pertama kalinya juga saya neduh di bawah panggung. Untung saja hujan tidak berlangsung lama, setelah hujan reda saya kembali dan melihat band dari australia yang tampil di stage A. Band yang bernama Belligerent Intent. yang saya cermati selain lagunya yang cadas yaitu vokalisnya yang plontos menyanyi sambil bermain bass.

Belligerent Intent memukau para metal head
Penonton yang ada di venue pun tidak hanya diam saat menonton, mereka mengacungkan simbol metal, moshing, circle pit dan lain-lain.

Setelah puas melihat Belligerent Intent, beralih ke stage B, aftercoma siap untuk mengibur para headbang. setelah aftercoma, ada dead vertical di stage A. Cadas mereka.

Sepertinya ada yang terlewat sebelum penampilan utama. Penampilan bandoso yang bervokalis bermake up tebal dan berdandan ala band kiss. Para penonton yang menonton pun terlihat menikmati sambil bermoshing.

parau, jasad dan jeruji menjadi tiga penampil terakhir. parau di stage C, jasad di stage A dan jeruji di stage B. Parau, band asal Bali ini berhasil membuat penonton tanpa lelah mengacungkan simbol metal ke atas, tentu sambil berheadbang. Jasad, sebelum Jasad tampil, di panggung tercium bau menyan. ternyata didepan stage A ada dupa dan bunga mawar berwarna merah dan putih. sata lupa apa diplomasi man sang vokalis. yang saya inget cuma warna merah dan putih di mawar merupakan simbol dari bendera Indonesia. Jasad yang mengusung death metal pun meracuni penonton. akhir tapi bukan terakhir adalah Jeruji. Jeruji adalah band bergenre hardcore. Menurut pengamatan saya, saat menonton jeruji para penonton terlihat letih. Ya walaupun masih ada yang semangat. Saya sendiri sih duduk di sebelah panggung aja sambil menunggu Cannibal Corpse.

jasad, perpaduan tradisional dan metal
Ini menu utamanya. Cannibal Corpse. Walaupun masuk diam-diam tanpa suara panggilan khas mc-mc ketika ada headlinernya masuk panggung. Sayangnya, para potografer yang memotret hanya diperbolehkan memotret sampai lagi kedua. setelah lagu kedua, area depan panggung clear dari potografer. Ya oleh karena itu, di lagu pertama saya foto sepuasnya dan di lagu kedua saya rekam khusus untuk konsumsi pribadi.

george corpsegrinder fisher
Cannibal Corpse main lumayan lama, lebih dari satu jam. Dan dari lagu di nyanyikan, yang saya tau judulnya hanya hammer smashed. Ya karena dari saya, lagu Cannibal Corpse yang saya dengar hanya dari album the tomb of mutilated. growl-an sang vokalis George ‘Corpsegrinder’ Fisher membuat terlena. Kita berheadbang, moshing dan lainnya. Gitar dan bass yang kompak dengan beat dari suara drum yang khas death metal.
main stage cannibal corpse

yah. seperti itulah seahari diracuni metal. event yang awesome, legendary, dan historical. akhir kata, musik metal yang tidak menjemukan.

31 May 2012

[review] Men in Black III

mib III. wow, film yang sudah lama ditunggu, film yang dulu hanya rumor, film yang amazing.

para pria dan wanita bersetelan hitam kembali beraksi. dengan cast yang sama. agen k yang diperankan oleh tommy lee jones, agen j yang diperankan oleh bapak 'presiden', will smith. juga ada josh brolin sebagai agen k muda. dan terakhir si jemaine clement sebagai boris the animal. keempat orang itu yang menjadi sentral di film ini. oiya, film ini di sutradarai oleh Barry Sonnenfeld.

film ini dibuka dengan lolosnya boris the animals dari penjara di bulan. ternyata boris adalah alien yang ditangkap oleh agen k 40 tahun silam.

boris yang sudah mempunyai cara mengalahkan agen k dengan kembali ke masa lalu. dan hasilnya adalah, agen k tewas dan bumi dilanda kepanikan akibat invasi dari planet yang merupakan planet asal si boris.

agen j yang merasa ada tidak beres karena hanya dia satu-satunya yang menyangka bahwa agen k masih hidup. dengan bertanya kepada pimpinan MIB yang baru menggantikan agen Z, yaitu agen O. dengan berbekal informasi dari agen o, agen j akhirnya bisa kembali ke tahun 1969. dan bisa membantu agen k untuk mengalahkan boris.

oiya, sampai lupa, peran grifin yang diperankan oleh Michael Stuhlbarg, yang berasal dari planet (lupa :D), menjadi vital karena ia bisa melihat masa depan.

ending yang biasa menurut saya, walaupun ada bagian yang membuat saya trenyuh. ya, saya mendapat quote menarik dari film ini, saya lupa bahasa inggrisnya, tapi kalo di terjemahin ke bahasa indonesia, menjadi, 'jangan bertanya apa yang tidak ingin kamu ketahui'.

saya memang menyukai apapun yang berbau alien dan mesin waktu. jadi, menonton mib III merupakan film yang komplet untuk saya. saya beri nilai 8 /10 untuk alien dan mesin waktunya.

[review] the avengers

mungkin sudah agak basi jika saya me-review mengenai film the avengers. ya, saya juga sudah nonton filmya awal bulan lalu. tapi entah kenapa saya pengen me-reviewnya.



dimulai dari segi teknis dan tokohnya. di sutradarai oleh Joss Whedon. kemudian ada robert downey jr sebagai tony stark dan atau iron man. mark rufallo sebagai dokter banner dan atau hulk. si kekar chris hemsworth sebagai thor. chris evans sang captain america dan atau steve rogers. scarlett johansson sebagai natasha romannof dan atau natalie rushman dan atau black widow. ada jeremy renner sebagai clint barton dan atau hawk eye. tom hiddleston sebagai main villainnya, loki.dan tentu saja samuel l. jackson sebagai 'bos' para avengers, nick fury.

sepertinya sudah hampir semua orang nonton film ini, kecuali andre. film yang bercerita mengenai loki yang akan menginvasi bumi dengan pasukan chitauri. dan tentu saja pihak bumi sudah mempersiapkan dengan merekrut manusia 'super' yang ada di bumi (atau di amerika?) yang berada di belahan bumi berbeda dengan berbeda kesibukannya.

di awal film, sudah di tunjukkan peristiwa epic yang akan membawa kita menuju jalan cerita. dicurinya Tesseract, salah satu benda dari asgard yang katanya bisa membuat portal dan sebagai sumber daya yang tidak terbatas. dilanjutkan dengan perkenalan tokoh-tokoh central yang menurut saya tidak melebih-lebihkan. saya rasa semua manusia 'super' di film ini mempunyai porsi yang pas untuk tampil.

konflik di film ini bukan hanya bertarung dengan thor dan pasukan chitaurinya. melainkan konflik di dalam tubuh S.H.I.E.L.D. konflik menghadapi hulk, dan tentu saja konflik melawan ego masing-masing.

dalam segi cerita, film the avengers saya rasa sudah pas. tidak sia-sia saya menunggu film ini dari tahun 2010. dari segi penokohan? amazing. nama besar dari film-film yang box office menjadi jaminan.

scene yang saya kenang terus dari film ini adalah ketika kapal induk yang menjadi markas S.H.I.E.L.D. bisa terbang dan bisa berkamuflase. menurut saya itu awesome dan mungkin bisa di wujudkan beberapa dekade ke depan. kemudian ketika sang 'dewa' loki yang sedang beretorika dibanting dengan mudahnya oleh hulk. entah, saya harus tertawa atau kagum, semua bercampur aduk menjadi satu.

walaupun endingnya bisa di tebak, tetapi bukan film marvel jika tidak memberi scene credit untuk film berikutnya. bisa ditebak film selanjutnya, villainnya adalah Thanos (sepertinya).

saya beri rating 8/10 untuk film ini.
oiya, yang belum nonton, saya beri tahu bahwa scene credit nya bukan cuma satu, tapi ada dua!

29 April 2012

[review] Modus Anomali

akhirnya bisa menonton film di hari pertama tayang dibioskop setelah sekian lama selalu berhalangan untuk menonton film di hari pertama. film yang beruntung saya tonton di hari pertama tayang di bioskop adalah "MODUS ANOMALI" yang disutradarai oleh sutradara yang menggarap film favorit saya, Janji Joni, yaitu Joko Anwar.

film yang dibintangi rio dewanto bergenre thriller dengan setting di dalam hutan. walaupun syutingnya gak tau dimana, kata joko anwar, cerita ini bukan bersetting di indonesia, karena masyarakat indonesia memang jarang berpiknik sekeluarga di dalam hutan. di film ini juga full bahasa inggris dengan subtittle bahasa indonesia di bawahnya. ini pertama kalinya saya melihat film indonesia dengan full bahasa inggris. agak kagok juga awalnya, saat rio dewanto yang biasanya bercakap-cakap di layar (F)TV menggunakan bahasa indonesia, tetapi di film ini, menggunakan bahasa inggris.

saya lupa nama tokoh yang diperankan, tetapi jika dilihat dari kredit titelnya, disitu rio dewanto berperan sebagai "men(atau man)" yang dalam bahasa indonesia adalah laki-laki.

sebelum menonton film ini, diusahakan jangan makan terlalu penuh, karena kamera yang selalu bergerak, jika belum terbiasa mungkin bisa mual. juga dalam film ini ada sedikit unsur sadisme, walaupun tidak terlalu sadis seperti film the raid.

menurut saya, bagian awal agak terlalu panjang. akan tetapi, diparuh akhir terlihat ketengangan yang tidak kalah dari the raid. dan yang penting adalah akhirnya. unpredictible! dan mungkin akan berkata dalam hati, "oh, ini maksud dari judulnya". ya yang penting saat saat nonton film modus anomali ini, jangan lupa nafas aja, soalnya menegangkan.

karena belum lama saya menonton the raid, saya sedikit membandingkan dengan film modus anomali. dan mungkin menurut pemikiran saya sendiri, film modus anomali menang dalam cerita dan the raid menang dalam aksi.

semoga film ini bisa laku keras di indonesia. kalau kata joko anwar, film ini bisa balik modal kalo satu dari followernya mengajak satu temannya yang bukan follower dia untuk menonton, haha dan kemarin saya ajak dua teman saya. media sorotlah modus anomali.

25 February 2012

Nonton Konser Jude, Experience Brothers dan Morfem!

Sebulan yang lalu, saat sedang ngecek-ngecek TL twitter, tiba-tiba ada yang nge-retweet tentang acara jalan darat tour, apa itu jalan darat tour? saya sendiri bingung mendeskripsikannya, intinya kayak tour band-band dari jakarta ke Solo, Semarang, Malang dan Bali. Band yang tour adalah Morfem, the Experience Brothers dan Jude.

jarak terdekat dari rumah saya dari destinasi-destinasi tersebut adalah solo. lau karena tertarik dengan Morfem dan Jude, saya pun mencoba menghubungi teman saya yang tinggal di klaten-solo. pucuk dicinta ulam pun tiba, ternyata teman saya merupakan potografer yang memotret acara jalan darat tour di kota Solo. pas hari H nya , saya sendiri melakukan jalan darat juga dari magelang menuju solo. walaupun diterjang badai dan nyasar sedikit, juga tidak sempat mengganti baju di jogja karena hujan, akhirnya saya tiba dikota solo. hore!

ternyata, selain jalan darat tour, acara ini juga merupakan acara ke enam dari God Save the Pop. jadi yang mentas bukan hanya jude, the experience brothers dan morfem,melainkan juga dengan modern age, suddenly sunday, the bujang dan the leon’s Labyrinth. wow!

acara pun dimulai, saya masuk ke venue dengan gratis karena ngikut teman saya. haha. modern age mejadi yang petama naik keatas panggung untuk perform. saya masih asing dengan nama modern age. ya maklum saja, saya bukan orang solo, dan saya sudah lama tidak mengupdate berita tentang band-band yang berkiprah di belantika Indonesia. dari segi penampilan, mungkin menurut saya, masih perlu menemukan ciri khas yang meng-khas-i sebuah band. lalu dilanjutkan dengan dengan suddenly sunday, kalau band ini, sekilas lalu pernah denger atau mungkin melihat di suatu acara musik di kota Jogja. walaupun vokalisnya cantik, saya malah tertarik dengan pemain bass nya yang manis. hehehe. lalu disusul dengan the bujang, band yang berasal dari mana ya? saya kok lupa. intinya penampilannya juga masih perlu di tambah sedikit supaya ada ciri khasnya. dan kemudian the leon's labyrinth yang asli solo. ini mungkin sudah ada ciri khas di segi penampilannya. vokalisnya terlihat 'berbeda', hehe.

dari penampilan ke empat band diatas, yang saya cermati adalah: mereka pada suka berekspresi dengan memainkan rambut. tapi pas modern age mentas, saya belum ngeh pada panggung karena saya masih melihat lihat venuenya. sedangkan suddenly sunday, vokalisnya suka ngebenarin belah tengahnya. lalu the bujang dengan gaya mengacak-acak rambutnya, dan the leon's labyrinth yang memainkan rambut yang menutupi kuping, eh tapi kan vokalisnya the leon's labyrinth rambutnya pendek, jadi bisa dibilang seolah-olah saja memainkannya. hehe.

lalu muncullah main course-nya.
jude, sebagai penampil pertama. saat naik panggung, panggung terasa sangat kecil dengan tiga orang yang 'besar', tapi dari segi penampilan, super! walau jude belum begitu dikenal di solo sepertinya, tapi saya sudah ngefans saat melihat video mereka yang berjudul today tommorow forever. musiknya yang tempo dulu, dibarengi lirik lirik juga super, membuat jude selalu ada di playlist ipod saya. diacara itu, dibuka dengan lagu tentang seorang teman, kemudian saya lupa apa yang dibawakan karena saya terbius dengan penampilan mereka, pokoknya lagu seperti mauku maumu, bidaman, dan lagu baru mereka juga dinyanyikan. malah today tommorow forever tidak dinyanyikan.

The experience brothers, namanya sering saya dengar tapi saya belum pernah mendengarkan lagu mereka. dan kemarin, saat saya menyaksikan penampilan mereka, wow! mungkin menggelora. interaktifnya dengan penonton, skil gitar yang mumpuni. dan lirik yang nendang. komplet jadi satu. mungkin setelah acara hari itu, saya akan mengumpulkn uang untuk membeli cd-cd mereka.

terakhir adalah Morfem. sebuah band yang dimana jimi multazam alias jimi the upstairs menjadi vokalisnya. Saya sendiri, selalu mengikuti sepak terjang jimi dari jamannya the upstairs menjadi rajanya pensi. sampai sekarang. sesuai perkiraan, penonton yang dari tadi duduk, kemudian berdiri dan mendekat ke panggung sambil sing a long sampai akhir. tidak usah dipungkiri, karisma dari jimi memang kuat. lagu-lagu yang keluar pun super, seka ingusmu, hingga gadis suku pedalamanan dinyanyikannya.

kemudian penampilan dari kolaborasi jude, the experience brothers, morfem menyanyikan lagu dari dara puspita yang berjudul olala menutup pagelaran tersebut.

kesimpulannya, penampilan mereka dan ditambah MC yang menarik, membuat saya puas malam itu. saya bahkan mewujudkan impian saya sejak kelas satu SMA. yaitu foto dengan Om Jimi, yes! terakhir, saya berterima kasih pada teman saya yang membuat saya masuk gratis dan mentraktir soto solo. haha.
turnuwun nggi!

sedikit hasil foto saya, yang terlihat layak dipublish



dan foto profil saya di FB yang bersama Om jimi

14 February 2012

Review: Crazy Little Thing Called Love

Selamat hari valentine, walau saya tidak tahu esensi dari valentine itu sendiri hehe. kenapa juga valentine tanggal 14 februari? Misteri. Saya hanya sekali merasakan valentine yang bersama pacar makan coklat, kira-kira 2-3 tahun yang lalu. Tapi saya rasa kok gak ada romantis-romantisnya ya? apa karena coklat yang saya berikan ke pacar saya sudah meleleh duluan? hehe.

Valentine tahun ini tidak ada yang spesial, kecuali saya servis motor yang habis sampe setengah juta (persiapan buat ke Solo), lalu makan bakso Kutoarjo di Magelang yang rasanya enak sekali. dan yang terakhir adalah saya menonton (lagi) film Thailand yang berjudul Crazy Little Thing Called Love yang pertama kali tayang di TV Indonesia. Terima kasih untuk RCTI yang sudah menayangkan walaupun dengan dubbing-an bahasa indonesia yang kalau saya nilai 5/10.

Setelah menonton kembali film Crazy Little Thing Called Love di RCTI, gairah saya untuk menuliskan review bangkit. dan inilah sedikit review film yang mempunyai judul asli 'Sing lek lek tee reak wa rak' (Bahasa Thai memang susah):
Film tahu 2010 yang di sutradarai oleh Putthiphong Promsakha na Sakon Nakhon dan Wasin Pokpong ini bercerita tentang kisah cinta anak sekolah. Dengan lakon utama wanita Nam (Pimchanok Leuwisedpaiboon) . Dan lakon prianya adalah Shone (Mario Maurer). Serta pemeran yang lainnya yang juga berperan sedikit banyak di film ini seperti Top (Acharanat Ariyaritwikol), Pin (Kachamat Pormsaka Na-Sakonnakorn), dan pemanisnya adalah guru Inn (Tukkie Sudarat Butrprom)

Dari segi cerita, film ini hampir sama tujuannya, yaitu mendapatkan hati sang pujaan, Tapi perjalanan yang dilalui hampir berbeda. awalnya, Nam adalah seorang gadis yang bisa dibilang jelek (menurut saya, dari awal, uda cakep sih, tapi belom kepoles aja), tapi karena jatuh cintanya dengan Shone yang notabene kakak kelasnya, Nam berusaha berubah. Nam mulai memutihkan wajahnya yang hitam, lalu mencopot behel giginya, kemudian ikut drama, dan lain lain. Tetapi, Nam tidak berani mengutarakan. Padahal Shone sendiri tertarik pada Nam. Shone yang suka memotret selalu memotret setiap ada kegiatannya. keadaan normal normal saja hingga datang teman dari Shone yang bernama Top, ternyata Top juga suka terhadap Nam. dan Top menyatakan perasaan cintanya lebih dulu dari pada Shone ke Nam. apakah Nam menerima cinta Top? Lalu bagaimana nasib dari Shone?

Ya segitu saja review dari saya. Takut kebablasan dan membuat tidak tegang lagi dalam menontonnya jika ada yang belum nonton. film ini pas sekali ditonton oleh sepasang kekasih yang sudah lama jadian. karena efek dari dari film ini membuat orang yang sedang jatuh cinta bertambah cintanya, sedangkan untuk yang sedang galau, dijamin galaunya bakalan nambah. haha.

Saya memberi nilai untuk film ini 8.2/10 karena membuat mata saya berkaca-kaca saat endingnya.

sudah dulu ah reviewnya, mau ke Artos, Liat acara valentine disana, sapa tau ada yang nyantol. (nyantol kan yang buat nutupin badan pas ujan | itu mantol )

5 February 2012

Review: Hello Stranger

Thailand. negeri gajah putih, negeri dimana waria (mungkin) lebih cantik dari wanita, negara ASEAN yang ada di Pro evolutian Soccer, negara tujuan study ekskursi saya (kalau jadi).

Sedikit perkenalan dari saya tentang Thailand. Sekarang saya akan menuliskan apa maksud saya menulis tersebut. Saya sudah sebulan terakhir ini demam. Bukan sakit deman, melainkan demam film Thailand. sudah beberapa film Thailand sudah saya tonton dan hasilnya sangat mengagumkan untuk saya. Dipostingan saya kali ini, saya akan bercerita kembali mengenai film Thailand yang berjudul "Hello Stanger". Film yang ada di SMS balesan dari teman saya, furi.



Film ini disutradarai oleh Banjong pisanthanakun. dan diperankan oleh Chantavit Thanasevi, dan Neungtida Sophon (perlu sedikit usaha untuk membaca namanya :D). Settingnya di Thailand dan Korea Selatan.

Diceritakan tentang dua insan manusia yang sebelumnya tidak kenal (sampai ending juga kita tidak dikasih tahu siapa nama-nama tokohnya), pergi dari Thailand ke Korea. Dari di pesawat, sebenarnya kedua insan ini sudah ada interaksi, tapi mungkin kurang 'ngeh' aja. begitu tiba di Korea ya berpencarlah mereka ketempat peristirahatan mereka masing-masing. Namanya juga film, tokoh utama pria pasti ditakdirkan untuk selalu ada bersama tokoh utama wanita. dengan sedikit 'maksa' kedua insan muda mudi itu bertemu. dan sejak itu mereka berjalan bersama menikmati negara boyband girlband. hubungan mereka makin lama makin dekat, ditambah keduanya dalam keadaan broken heart.

sepertiga film terakhir diisi dengan haru biru. Banyak adegan tak terduga yang mungkin untuk sebagian orang tidak menduganya. dan ending? saya sedikit berkaca-kaca melihat endingnya.

film drama komedi ini, secara keseluruhan memang terlihat umum, tapi sang sutradara dan akting dari pemerannya yang membedakannya. joke-joke yang dilemparkan walaupun menurut saya sudah tidak baru lagi, tapi saya tetap tertawa secara ikhlas. apalagi di sela sela film ini, banyak scene yang mungkin menyindir, mengkritiki, atau apalah istilahnya tentang budaya korea yang menjamur di negara ASEAN.

Sebelum saya tutup pembahasannya, film ini rilis tahun 2010. dan saya telat dua tahun untuk menontonnya. haahaahaa. di tahun 2010 saya lagi gencar-gencarnya galau mungkin ya.

sekian pembahasan dari saya, rate saya untuk film ini 7,9.

11 July 2011

A Hard Day's Night in (500) days of Summer

siang tadi, saya akhirnya bisa melepaskan ke monotonan saya dari menonton serial the simpsons. walaupun saya tidak berminat untuk stop nonton the simpsons. the simpsons adalah hiburan yang pas bagi saya. saya pun berpikir akan mengambil tema semiotik yang membahas the simpsons untuk skripsi saya.

sekarang saya tidak akan membahas the simpsons, melainkan dua film yang tadi siang saya tonton. film itu adalah:

1. A Hard Day's Night

film yang dibuat pada tahun 1964 ini masih menggunakan film hitam putih. sehingga terkesan klasik saat saya tonton di tahun 2011.

ya sesuai judul yang diambil dari judul lagu dan album the beatles, film ini bercerita tentang perjalanan personel the beatles dari liverpool ke London. film dibuka dengan teriakan histeris penggemar the beatles dan adegan kejar-kejaran antara John Lennon, Paul McCartney, George Horrison, dan Ringo Starr dari wanita yang menggilainya. saya tidak tahu film ini bagus atau tidak. kalau dilihat di rating IMDB, film ini mendapat rating 7,6. tapi karena saya fans dari the beatles, saya menikmati film sambil menyanyikan lagu yang dibawakan di film ini. difilm ini, saya sulit membedakan john lennon dan paul mcCartney karena hampir mirip. tapi tetep keren lah. dan wajib ditonton untuk penggemar the beatles diluar sana. here comes the sun!

2. (500) Days of Summer

film drama yang saya ada di harddisk komputer saya dan hanya saya nonton sebagian. tapi tidak untuk tadi siang. saya secara full dan tanpa gangguan dari luar sukses menonton film yang menggunakan taglines;"This is not a love story. This is a story about love."

saya jarang menonton film drama, jadi penilaian saya ya bagus atau jelek. tapi untuk film ini, saya nilai bagus, dan juga dikuatkan dengan rating di IMDB yang 8.0. walaupun diawal terasa berat karena alur maju mundur, tapi dipertengahan kita bisa menikmati dengan enteng. film yang diperankan zooey Deschannel sebagai summer finn dan Joseph Gordon-Levitt sebagai tom ini dibantu dengan soundtrack yang keren. saya tau soundtracknya karena teman saya (ega) menyetel soundtracknya saat berkunjung ke kamar saya. setelah mendengar lagu dari regina spektor, saya langsung naksir dengan soundtracknya, walaupun tidak semua dimainkan oleh regina spektor, ada the smith, temper trap dll.

film yang bercerita dimana si cewek gak mau berkomitmen sedangkan si cowok pengen. endingnya keren pokoknya.

ya itu dua film yang saya tonton tadi siang. sepertinya saya harus belajar menulis tentang review nih. setiap review, pasti singkat dan ada unsur kata 'keren' hahahaha